Ronaldinho Pensiun: Akhir Karier Si Tukang Pesta

By Angelice Onggi - Kamis, Januari 18, 2018


MAJALAH BOLA, Porto Alegre – Mantan bintang Barcelona dan tim nasional Brasil, Ronaldinho Gaucho resmi menggantungkan sepatunya tepat pada Rabu (17/1/2018) ini. Pria bernama komplet Ronaldo De Assis Moreira itu pensiun sebagai pemain sepakbola di usia 37 tahun.

Kabar itu diungkapkan oleh kakak sekaligus agen dari Ronaldinho, Roberto De Assis Moreira. “Dia (Ronaldinho) sudah berhenti dari dunia sepakbola, kariernya sudah berakhir,” kata sang kakak pada O Globo.

“Sekarang mari kita lakukan hal baik untuknya untuk perpisahannya, harus besar sebagaimana mestinya, mungkin setelah Piala Dunia di Rusia, pada Agustus nanti,” lanju Roberto.


Jika kita melihat kembali perjalanan karier Ronaldinho memang sangat luar biasa. Ketika masih remaja ia pernah membuat publik sepakbola Brasil tercengang setelah ia mampu membawa timnya menang 23-0 dalam sebuah pertandingan sepakbola junior, menariknya Ronaldinho kecil-lah yang mencetak 23 gol itu.

Ronaldinho Pensiun: Bakatnya pertama kali dikenali oleh tim kampung halamannya, Gremio

Penampilan spesialnya itu menarik minat salah satu klub besar Brasil, Gremio. Klub asal kampung halaman Ronaldinho di Porto Alegre itu memberikan kontrak profesional untuk Ronaldinho pada tahun 1998, atau ketika usianya baru menginjak 18 tahun.

Petualangan Di Eropa

Ronaldinho cukup dua musim saja berlaga di Liga Brasil untuk menarik minat dari klub Eropa. Paris Saint-Germain adalah klub pertama Ronaldinho di Benua Biru. Setelah dua musim memukau Ligue 1, dan tampil membawa Brasil juara dunia 2002, Barcelona berani mengeluarkan dana 32 juta Euro untuk mengangkutnya di musim panas 2003.

Ronaldinho Pensiun: Meraih puncak kejayaan bersama Barcelona termasuk mengangkat trofi Liga Champions di tahun 2006

Bersama Barcelona inilah Ronaldinho mencapai puncak kariernya. Bersama Blaugrana Ronaldinho sukses meraih sederet penghargaan individu mulai dari Ballon d’Or di tahun 2005 dan pemain terbaik UEFA 2006.


Selain itu pemain yang akrab disapa Ronie itu sukses mempersembahkan dua gelar la Liga, dua Piala Super Spanyol, dan satu Liga Champions untuk Barcelona dan berulang kali menjadi momok Real Madrid.

Memudar Terlalu Cepat

Ronaldinho memiliki ciri khas permainan nan indah dengan gerakan-gerakan khas Samba yang kerap ia pertontonkan di lapangan. Ia seakan sedang melakukan pesta dengan bola yang teruslengket di dekat kakinya ketika bermain. Namun, kebiasaan pesta itu ia lanjutkan di lapangan dalam arti yang sebenarnya.

Ronaldinho kerap melakukan pesta pora beberapa hari jelang pertandingan bersama rekan-rekannya. Hal itu langsung berdampak pada bentuk fisiknya yang mulai terlihat gendut terutama di musim 2007-08. Musim itu juga menjadi musim terburuk Ronaldinho selama berseragam Barcelona dengan raihan tanpa trofi di akhir musim.

Ronaldinho Pensiun: Kebiasaan suka berpesta menghancurkan karier gemilang Ronaldinho

Dengan kebiasaan buruk semacam itu pelatih anyar Barcelona kala itu, Pep Guardiola berani membuang bintang utama timnya ke AC Milan di musim panas 2008 dengan harga hanya 24 juta Euro. Dengan segala yang diberikan Ronaldinho untuk Barcelona dan di usianya yang baru 28 tahun tentu banyak pihak yang mempertanyakan keputusan Pep.


Namun, pada akhirnya setelah melihat penampilan Ronaldinho di AC Milan, publik mulai paham memang kondisi fisik Ronaldinho tak lagi memadai.

Tak Punya Haters

Meski tak pandai menjaga diri dan kerap melakukan pesta, Ronaldinho tetaplah Ronaldinho yang selalu menjadi penghibur di atas lapangan. Dengan skill dan teknik yang ia miliki Ronaldinho mampu menghipntis kawan maupun lawan.


Salah satu momen yang paling diingat tentu saat laga El Clasico di musim 2005-06. Ketika itu Ronie menjadi bintang Barca dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 Barca atas Real Madrid di Santiago Bernabeu. Menariknya, publik tuan rumah justru berdiri dan memberi tepuk tangan untuk Ronaldinho setelah pria ikal berkuncir kuda itu menghancurkan pertahanan tim pujaan mereka.

Ronaldinho telah memutuskan pensiun sebagai pemain setelah bergham prestasi dan tarian yang ia tunjukan dalam 20 tahun kariernya di lapangan hijau. Kini kau bisa berpesta sepuasmu, Ronie!!

 AGEN SBOBET

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar