Prediksi Cagliari Vs Lazio, Minggu 11 Maret 2018 Pukul 21.00 WIB

By Angelice Onggi - Minggu, Maret 11, 2018

Prediksi Cagliari Vs Lazio

Prediksi Bola Liga Italia ( Serie A )

Prediksi Cagliari Vs Lazio, Minggu 11 Maret 2018 Pukul 21.00 WIB

Elang Ibu Kota Harus Move On

 Maxbet268 - Maxbet Indonesia Dengan Berbagai Promo Menarik

SBOBET ~ Pada kesempatan kali ini Agen Sbobet ingin memprediksikan sebuah pertandingan sepakbola ajang Liga Italia ( Serie A ) antara Cagliari Vs Lazio yang akan diselenggarakan pada Tanggal 11 Maret 2018 pukul 21:00 WIB

Dijagokan sebagai kuda hitam yang melaju kencang pada musim 2017/2018 ini Lazio justru mudah selip akhir-akhir ini. Usai sejumlah hasil minor di kompetisi domestik dan Eropa mampukah Il Biancocelesi bangkit dan merah tiga poin saat menyambangi Sardegna Arena, markas Cagliari, pada Serie A giornata ke-28, Minggu (11/3/18) mendatang?

Memasuki penghujung musim 2017/2018 semuanya belum berjalan lancar untuk Cagliari. Memang saat ini mereka duduk di posisi ke-15 namun pada kenyataannya ancaman relegasi masih merongrong mereka. Koleksi 25 poin Leonardo Pavoletti dan kolega masih bisa dengan mudah disusul oleh Crotone yang berjarak empat poin saja di posisi ke-18.

Pertama-tama Il Rossoblu harus coba memperbaiki performa mereka dahulu. Dari 13 laga Serie A terakhir tercatat hanya ada dua kemenangan yang bisa diraih. Praktis ini adalah pekerjaan rumah besar untuk allenatore Luis Diego Lopez. Hasil positif di akhir pekan ini atau bahkan kesuksesan bertahan di divisi teratas bisa jadi tribut yang sempurna untuk mantan pemain mereka yang dipensiunkan nomor punggung 13 miliknya usai meninggal pekan lalu, Davide Astori.

Sementara Lazio saat ini juga sedang mengalamo problem kepercayaan diri. Di tiga laga terakhir yang berasal dari tiga kompetisi berbeda tidak ada yang berbuah kemenangan untuk mereka. Di semi final Coppa Italia mereka digebuk AC Milan via adu penalti usai skor kacamata bertahan hingga dua leg.

Kemudian kekalahan menyakitkan juga didapat dari Juventus di Serie A dengan skor tipis 0-1 di Olimpico meski berkat gol telat dari Paulo Dybala. Yang terakhir Elang Ibukota gagal menapakkan satu kaki ke perempat final Liga Europa usai di leg pertama 16 besar mereka justru memberikkan keunggulan aggregat gol tandang pada Dynamo Kiev usai berimbang 2-2 di leg pertama.

Untuk itu Lazio wajib untuk move on mengingat musim mereka di 2017/2018 masih bisa berakhir dengan lebih baik. Anak-anak asuhan Simone Inzaghi hanya perlu mempertahankan posisi mereka di tangga keempat klasemen sementara dari kejaran Inter Milan, Sampdoria, dan juga Milan. Dengan begitu hasil positif dari Liga Europa bisa mengikuti kemudian.

Nama Han memang belum banyak dibicarakan banyak orang untuk saat ini namun di masa depan talenta 19 tahun asal Korea Utara tersebut berpeluang jadi bintang besar Asia berikutnya. Di usianya yang masih begitu hijau ia sudah bisa menjadi bagian dari tim inti Cagliari meski baru menjalani dua kali pertandingan.

Tapi jumlah penampilannya tersebut terhitung wajar karena di paruh musim sebelumnya Han dipinjamkan ke Perugia yang berkompetisi di Serie B dengan torehan tujuh gol dari 17 penampilan. Di musim lalu pemilik dua caps timnas senior Korut tersebut sudah sempat bikin satu gol meski hanya dimainkan lima kali.

Dengan adanya indikasi Adam Marusic akan kembali diparkir guna mendapat istirahat usai tampil 29 kali di semua ajang musim ini maka Jordan berpotensi tampil lagi usai jadi starter di laga melawan Kiev.

Adik kandung dari bomber Manchester United, Romelu Lukaku, ini baru kebagian delapan laga sebagai starter di Serie A namun sumbangsihnya cukup oke dengan satu gol dan dua assist sebagai seoarang wingback kanan.

Lazio musim ini benar-benar on fire. Dalam 27 giornata mereka sudah bisa membukukan 64 gol dimana kali terakhir sebuah tim bisa mencatatkan hasil tersebut adalah pada musim 1959/1960 silam. Saat itu Juventus juga mampu mencetak 64 gol dari 27 giornata.

Ketajaman Elang Ibu Kota terjadi karena Lazio punya performa yang cukup stabil baik tandang maupun kandang. Tidak ada pemain yang lebih subur di markas lawan saat ini selain bomber andalan mereka, Ciro Immobile, yang punya 14 gol away. Ini membuat sang striker Italia jadi pemain dengan performa tandang terbaik di lima liga top Eropa.

Untuk itu kami menjagokan Il Biancocelesti untuk menang atas Il Rossoblu. Dalam tujuh pertemuan terakhir Lazio bisa mendapatkan 19 poin dengan setidaknya mencetak 2,5 gol per laganya. Skor 0-2 MajalahMandiri.com rasa pantas jadi hasil akhir laga ini.



Data dan Fakta Kedua TIM :

– Dalam 63 duel sebelumnya, Cagliari hanya mampu meraup 17 kemenangan, 15 laga berakhir imbang sementara Lazio menorehkan 32 kemenangan.
– Dari 31 kali laga di rumah Cagliari tim sukses raih 10 kemenangan, 10 imbang dan 11 kali menelan kekalahan atas Lazio.
– Di tujuh pertemuan terakhir kedua tim, Cagliari hanya mampu bermain imbang satu kali dan sisanya menelan kekalahan atas pasukan Biancocelesti.
– Dominasi Lazio tergambar dalam pertemuan Oktober lalu. Kala itu dwigol Ciro Immobile dan satu milik Bastos membuat skor berakhir 3-0 untuk kemenangan Lazio.
– Terakhir kemenangan Cagliari atas Lazio terjadi pada 20 Mei 2013 silam dengan skor tipis 1-0 dilaga kandang, Daniele Dessena sukses persembahkan kemenangan dilaga ini.
– Dalam 13 laga kandang, Cagliari mencatat 4 kemenangan, 1 kali imbang dan 8 kekalahan.
– Lazio sendiri memiliki rekor 9 kemenangan, 2 kali imbang dan 3 kekalahan dalam 14 laga away.
– Dilaga terakhir, Cagliari harus takluk 0-5 saat jumpa Napoli.
– Leonardo Pavoletti telah menyumbangkan 6 gol bagi Cagliari musim ini sementara rekannya, Diego Farias memberikan kontribusi berupa 5 assist
– Ciro Immobile menjadi top skorer sementara Serie A bersama Lazio lewat 23 golnya dibarengi 8 assist yang ia ciptakan, sama dengan torehan Luis Alberto.
– Lazio menjadi tim paling produktif musim ini dengan torehan 64 gol hingga pekan ke 27 Serie A musim ini. Sukses ungguli dua tim teratas Serie A, Napoli dan Juventus yang mencetak 62 dan 63 gol.
– Sementara Cagliari sendiri menjadi tim paling banyak kemasukan khususnya saat bermain di laga kandang, total sudah 22 kali tim kemasukan dan menjadi skuat terbanyak ketiga.
– Pelatih Cagliari, Diego Lopez belum pernah raih kemenangan di tiga pertemuan dirinya vs Lazio.
– Sementara hal yang sebaliknya diraih Simone Inzaghi yang sukses mencetak dua kemenangan dan satu imbang saat hadapi Cagliari.
– Gelandang Cagliari, Luca Cigarini dipastikan absen dilaga nanti karena cedera.
– Sementara Pedro Neto, Dusan Basta dan Martin Caceres dipastikan absen dari skuat Lazio karena cedera, serta Adam Marusic dan FIlip Djordjevic yang terkena akumulasi kartu.
– Dua punggawa Lazio, Davide Di Gennaro dan kiper utama tim, Federico Marchetti merupakan mantan punggawa Cagliari.

Head to Head Kedua TIM : 

19/03/2017 Cagliari 0 - 0 Lazio 
26/10/2016 Lazio 4 - 1 Cagliari 
04/04/2015 Cagliari 1 - 3 Lazio 
03/11/2014 Lazio 4 - 2 Cagliari 
16/03/2014 Cagliari 0 - 2 Lazio 

Lima Pertandingan Terakhir Cagliari : 

26/02/2018 Cagliari 0 - 5 Napoli 
17/02/2018 Chievo 2 - 1 Cagliari 
11/02/2018 Sassuolo 0 - 0 Cagliari 
04/02/2018 Cagliari 2 - 0 SPAL 2013 
28/01/2018 Crotone 1 - 1 Cagliari 

Lima Pertandingan Terakhir Lazio : 

08/03/2018 Lazio 2 - 2 Dynamo Kyiv 
03/03/2018 Lazio 0 - 1 Juventus 
28/02/2018 Lazio 0 - 0 AC Milan 
25/02/2018 Sassuolo 0 - 3 Lazio 
22/02/2018 Lazio 5 - 1 FC FCSB 

Perkiraan Susunan Pemain ;

Cagliari (3-4-1-2) : A. Cragno ; L. Ceppitelli, Leandro Castán, F. Romagna ; C. Lykogiannis, S. Padoin, N. Barella, P. Faragò ; João Pedro ; Han Kwang-Song, L. Pavoletti.
Pelatih : D. López

SS Lazio (3-4-2-1) : T. Strakosha ; Ş. Radu, S. de Vrij, Luiz Felipe ; S. Lulić, Lucas Leiva, M. Parolo, J. Lukaku, Luis Alberto, S. Milinković-Savić, C. Immobile.
Pelatih : S. Inzaghi

Daftar disini !!!
Mandiri88 - Agen Sbobet, Ibcbet Dengan Promo Bonus Terbesar

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar